VISI
"Mewujudkan peserta didik yang cerdas, berkualitas, dan berakhlak mulia melalui pembelajaran mendalam yang berakar pada nilai-nilai budaya Buton untuk membentuk Profil Pelajar Pancasila."
 
Makna Visi:
  • Cerdas → peserta didik menguasai pengetahuan dan keterampilan abad ke-21 (literasi, numerasi, berpikir kritis, dan digital).
  • Berkualitas → peserta didik berdaya saing, kreatif, inovatif, serta mampu menerapkan pengetahuan secara kontekstual.
  • Berakhlak Mulia → peserta didik menunjukkan karakter baik, religius, dan berperilaku sesuai nilai-nilai budaya Buton seperti Kaombo (tanggung jawab) dan Pomaa-maasiaka (saling menghormati).
  • Pembelajaran Mendalam → pembelajaran yang menumbuhkan pemahaman konseptual, reflektif, dan aplikatif.
  • Berakar pada Kearifan Lokal Buton → seluruh proses pendidikan menghidupkan nilai-nilai sosial budaya Buton dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan dimensi profil lulusan.
MISI
  1. Melaksanakan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif (4C skills) melalui pendekatan kontekstual dan berbasis budaya lokal.
  2. Mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Buton seperti Kaombo, Pomaa-maasiaka, Poangka-angkataka, Pomae-maeka, dan Sara Patanguna ke dalam kegiatan belajar, budaya sekolah, dan proyek penguatan profil pelajar Pancasila.
  3. Mengembangkan karakter peserta didik yang religius, jujur, disiplin, peduli, dan tanggung jawab melalui kegiatan pembiasaan harian, refleksi nilai, dan kegiatan sosial.
  4. Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran interaktif dan pembentukan literasi digital peserta didik.
  5. Meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru melalui komunitas belajar dan praktik reflektif agar mampu menerapkan pembelajaran mendalam berbasis budaya lokal.
  6. Mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, inklusif, dan berbudaya, melalui program 'Sekolah BERSEHART' (Bersih, Sehat, Harmonis, Aman, Religius, Tertib).
  7. Membangun kemitraan dengan masyarakat, tokoh adat, dan lembaga budaya Buton untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik serta melestarikan budaya lokal.
TUJUAN SEKOLAH
  • Siswa mampu memahami dan mengaitkan konsep pelajaran dengan kehidupan nyata melalui pembelajaran mendalam.
  • Siswa menunjukkan sikap mandiri, jujur, dan bertanggung jawab dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari.
  • Sekolah menjadi pusat pembelajaran berbasis kearifan lokal yang menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Buton.
  • Setiap guru mampu merancang pembelajaran berbasis proyek dan refleksi nilai budaya lokal.
  • Lingkungan sekolah menjadi ruang yang mendukung tumbuhnya Profil Pelajar Pancasila.
 
"Sekolah berbasis budaya Buton yang menumbuhkan kecerdasan, karakter, dan kepedulian melalui pembelajaran mendalam."
Share: